Home Buku Tamu  
  Profil    Kantor Pemasaran    Layanan Cetak    KRC    Hello Kids    Resensi Kontak    Promosi/Iklan
    Petunjuk Belanja     Keranjang Belanja  
  PENCARIAN  Kata Kunci:  
 
MEMBER AREA
 
Username :

Password :

Lupa Password   Pendaftaran
 
AGENDA
05 Sep 2010 - 05 Sep 2010
Seminar “Belajar Beriman Bersama Ibu Theresa” Menggali Pengalaman Krisis & Pelayanan Kasih
Ruang Kepodang Taman Komunikasi Penerbit-Percetakan Kanisius, Jl. Cempaka 9 Deresan Yogyakarta
08 Aug 2010 - 08 Aug 2010
Penyejuk Imani Katolik Indosiar 08 Agustus 2010
Indosiar
03 Aug 2010 - 31 Aug 2010
Sekolah Keterampilan Prodiakon Gelombang II
Ruang Kepodang, Taman Komunkasi Penerbit Percetakan Kanisius, Jl. Cempaka 9 Deresan Yogyakarta
25 Jul 2010 - 25 Jul 2010
Minggu Kasih Pro2 102,5 FM, Perbincangan Seputar Inspirasi Batin
RRI Pro2 102,5 FM (Live Streaming Www.rripro2jogja.com)
25 Jul 2010 - 25 Jul 2010
Penyejuk Imani Katolik Indosiar 25 Juli 2010
Indosiar
 
DOWNLOAD
 
Produk Baru
Best Seller
Daftar Harga
 
SUPPORT BELANJA ONLINE
 
KRC MEMBER
(Bu Selvi)

MEMBER KANISIUSMEDIA
(Bu Budi Murni)

 

POLLING
Dari mana Anda mengenal buku Kanisius???
Leaflet
Iklan
Website
Katalog
Daftar Harga
Resensi
Toko Buku
Pameran
Teman



LIHAT HASIL
 

Jumlah Pengunjung : 39527
 
Detail Produk

LUBANG HITAM KEBUDAYAAN Judul LUBANG HITAM KEBUDAYAAN
Pengarang Hikmat Budiman
Kategori Humaniora
Tanggal Terbit 29-11-2001
ISBN 978-979-672-896-1
Harga Rp. 55.000,-
Ukuran 148x210
Halaman 310
Sinopsis:
Dari hari ke hari, semakin sempit ruang dan kesadaran kita yang tidak bisa dijangkau oleh media dan budaya massa. Budaya dan media massa telah membentuk sebuah lubang hitam yang menghisap siapa pun ke dalamnya, tanpa pernah bisa keluar. Situasi ini direspon secara positif oleh penulis dengan secara kritis menganalisis relasi pertumbuhan pesat industri media massa dan resepsi besar-besaran masyarakat atas produk-produk budaya massa
   (8.5/10) 8 pemilih = (0.12%)  Kirim ke teman   Print

Komentar
Ada 3 Komentar untuk : LUBANG HITAM KEBUDAYAAN
Komentar Muhyi al-Din,
on 13-02-2002, 02:41:19

Cukup menarik menyimak bagaimana Hikmat menggelar perdebatan seputar budaya massa atau budaya populer. dari situ terlihat bagaimana tertinggalnya kita dari pemikir Barat.Namun cukup disayangkan, ketika Hikmat mau keluar dari analisis kelas atau sejenisnya ketika membedah budaya massa atau populer, dia juga terjebak di dalamnya. analisis kelas memang membantu tetapi banyak hal yang tak bisa disempitkan dalam kelas. estetika bisa menjadi salah satu variabel.namun lepas dari itu, buku ini cukup bagus untuk merangsang penelitian-penelitian selanjutnya. bagaimanapun lubang hitam kebudayaan telah menyedot orang tanpa ampun. namun bukan itu saja, sebagai lubang hitam, kebudayaan tetaplah sebuah misteri, sebuah rimba definisi. itu saja.
Komentar Saiful Arif,
on 03-03-2002, 06:29:12

Saya memosisikan diri sebagai "penikmat" gaya tulisan Budiman itu saja. Lebih dari itu, barangkali saya tidak cukup apresiet atas perdebatan yang, misalnya ketika Budiman mengritik dg malu-malu gaya tulisan IS Ibrahim yang bombastis, kacau dan monologis. Bahkan pada umumnya gaya bahasa yang dikonstruksi si Budiman juga tak lebih dari apa yang dirancang IS Ibrahim. Jadi, sama-sama "bombasme".Tapi sebagai intelektual muda, segala apa yang ia cita-citakan sebagaimana yang nampak dari ragam tulisannya, mulai dari Pembunuhan Yang Selalu Gagal, Etika Burung Hantu dst, adalah sebuah kekayaan yang tak terduga bagi kaum muda khususnya, dan bangsa Indonesia umumnya.Oh, ya kalau mas Budiman baca e-mail ini, bisa bales ke mail ku nggak?Thanks.
Komentar fx widyatmoko,
on 10-04-2002, 02:06:38

Lubang hitam kebudayaan tidak memberikan suatu penyelesaian yang tuntas mengenai persoalan yang dipaparkan yaitu kebudayaan (terutama kebudayaan massa, populer). Buku ini merangsang pembaca untuk selalu bersikap kritis (mempertanyakan) perihal kebudayaan. Jika pembaca memerlukan sebuah pegangan mengenai kebenaran dari buku ini mungkin tidak mudah untuk menemukannya. Setidaknya sikap kritis yang selalu mempertanyakan itulah yang dapat dijadikan salah satu pijakan dalam menilai serta memahami persoalan-persoalan disekitar kebudayaan. Sebuah sudut pandang baru untuk saat ini. Untuk penulis ada baiknya buku ini dilengkapi dengan pandangan estetika (seperti pada komentar lain). Wassalam.

Isi Komentar
Nama
Email
Komentar
 
Kode
Kode ini membedakan huruf besar dan kecil