“Remaja itu berani mengambil keputusan.

Remaja itu berani menerima tantangan.

Remaja itu berani mengemukakan pendapat.

Remaja itu berani menghadapi masalah dan menyelesaikannya.

Remaja itu berani bermimpi.”

 

Berbagai ungkapan di atas bukan saja sebuah harapan besar untuk para generasi muda saat ini, namun hendaknya dapat benar-benar menjadi prinsip hidup yang dipegang teguh demi kemajuan bersama. Entah dari mana datangnya keberanian. Entah apa yang memicu munculnya keberanian. Sekali lagi, entahlah. Namun, satu yang pasti, tampaknya keberanian merupakan sesuatu yang sangat perlu dimiliki oleh setiap orang untuk bertumbuh dan berkembang. Tidak hanya dalam satu dua kasus, tetapi dalam ragam kasus kehidupan.

 

Bisa dipastikan bahwa masa remaja hanya dilewati dalam waktu singkat, dengan banyak gejolak yang terjadi dan dialami sehingga menumbuhkan sejuta hasrat untuk mencoba segala macam “rasa”. Jika kamu seorang remaja, apakah kamu lebih memilih menikmati masa remaja yang singkat ini dengan melakukan segala hal semau gue? Sebagai pribadi dewasa yang dekat dengan remaja, bagaimana cara mendampingi remaja untuk menghadapinya dengan penuh makna?

 

Berpijak dari berbagai keprihatinan yang muncul tentang fenomena kehidupan remaja saat ini, PT KANISIUS hadir melalui sebuah karya inspiratif tentang kisah nyata pergulatan hidup beberapa remaja dalam menemukan jati diri penuh makna: Remaja Itu Berani. Kisah-kisah pengalaman yang tertutur dalam buku ini mengajak para pembaca, khususnya kaum remaja, untuk bersikap berani. Ajakan “Ayo, berani!” tampaknya memiliki konteks tertentu yang sangat spesifik bagi dunia remaja dan boleh jadi tidak ada duanya. Sangat khas dan unik, bahkan sangat privat.

 

Buku ini berisi kesaksian para mantan remaja yang merasa beruntung pernah merasakan masa remaja yang penuh arti, karena mereka memiliki keberanian untuk menjadi diri mereka sendiri. Meski zaman sudah berubah, namun setiap masa pertumbuhan selalu memiliki kesamaan rasa, hanya setting-nya saja yang berbeda. Oleh karenanya, kesaksian di dalam buku ini patut dijadikan bahan permenungan bagi remaja, kemudian menjadikannya inspirasi untuk menikmati masa remajanya dengan lebih berarti.