Memperoleh gelar Insinyur Teknik Arsitektur dari Universitas Gajah Mada (1984) serta Master of Building Science (first class honour) dan Doctor of Philosophy dari  Victoria University of Wellington (1994, 1999). Sejak 1984 mengajar di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Memperoleh beragam beasiswa seperti David Sievwright (Selandia Baru), World Bank (lewat OTO-BAPENAS), Victoria University Post Graduate Scholarship (Selandia Baru), Sida (Swedia), Fulbright (Amerika), Endeavour (Australia), dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta sendiri.

Tahun 2006 memperoleh Guru Besar dan bersama istri, Nurani Tedjowati (Insinyur Teknik Kimia yang bekerja di Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah – DIY), menjadi vegan. Sejak itu Prasasto Satwiko dan Nurani Tedjowati aktif berbicara tentang energi, lingkungan, dan vegetarian untuk bumi yang lebih sejahtera dan jauh dari kekejaman.

Prasasto Satwiko dikaruniai tiga anak: Kidung Ageng, S.Kom, Renung Kinanthi, dan Kori Pepadhang, dan sudah memiliki satu menantu, dr. Rizki Astagini Putri.

Buku-buku karya Prasasto Satwiko